Potensi Maritim Kalimantan Timur

SAMARINDA –  Sumber daya kemaritiman di Kaltim cukup besar sesuai dengan luas wilayah darat dan laut. Bahkan berbagai potensi terkandung didalamnya mampu memberikan kontribusi tinggi bagi pembangunan dan pengembangan kemaritiman nasional.

Potensi-potensi sumber daya kemaritiman meliputi potensi bidang perdagangan antar wilayah. Potensi kandungan mineral berupa minyak gas dan mineral lainnya yang terdapat di perut bumi serta potensi perikanan dan kelautan.

Termasuk potensi di bidang sosial ekonomi dan budaya, potensi pertahanan keamanan dan politik, potensi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang kelautan serta potensi-potensi lain yang belum teridentifikasi dengan baik.

Hal tersebut terungkap dalam sambutan tertulis Gubernur Kaltim yang disampaikan staf ahli bidang Pertaiann, SDA dan Lingkungan Hidup Dr Sigit Hardiwinarto pada pertemuan Ilmiah Nasional Tahunan XI dan Kongres IX Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI) di Balikpapan, Senin (17/11).

“Terlebih lagi Kaltim termasuk dalam Alur Laut Indonesia (ALKI) II Selat Makassar yang membentang dari Selatan di Selat Lombok dan di Utara melalui Alur Laut sampai di Selatan Laut China Selatan,” katanya.

Masalah hukum, peraturan dan perundang-undangan tentang kelautan dan bagaimana peran dan tanggungjawab insan-insan bahari, nelayan, cendekiawan, pelajar dan mahasiswa serta semua pihak yang peduli terhadap kemaritiman.

“Khususnya dalam mengelola potensi dan lingkungan kelautan sehingga tetap lestari dan memberikan manfaat semaksimal mungkin terhadap masyarakat untuk pembangunan perekonomian daerah serta bangsa dan negara,” ujarnya.