BUMN Hadir Untuk Negeri

 

SAMARINDA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) punya cara khusus untuk merayakan hari jadi Indonesia yang ke-70 tahun, besok. Perusahaan-perusahaan pelat merah diwajibkan berkontribusi dalam program 'BUMN Hadir Untuk Negeri'. 

 
Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengatakan, peran perusahaan pelat merah tak hanya dituntut mencapai kinerja yang baik, sehingga bisa memberikan pajak dan dividen yang tinggi kepada penerimaan negara. Tapi, juga berperan aktif dalam pembangunan, dekat dengan rakyat merupakan salah satu cara untuk dapat mewujudkan hal tersebut. 
 
"Kami ingin agar BUMN dekat dengan masyarakat dan masyarakat lebih mengenal BUMN," kata Rini dalam keterangannya, Minggu 16 Agustus 2015. 
 
Dalam program tersebut, selain upacara peringatan hari kemerdekaan, ada empat kegiatan wajib yang dilaksanakan untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia, yaitu membantu 17 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan melengkapi laboratorium dan jalan sehat 8 kilometer.
 
Kemudian program bedah rumah untuk 45 veteran, dan bagi-bagi 70 ribu sembako yang diberikan diskon 70 persen di 34 provinsi. Rini menegaskan, sebanyak 119 perusahaan pelat merah wajib mengikuti acara ini yang 34 provinsi.
 
Selain itu, Kementerian BUMN sedang menyiapkan dua program, yaitu program pertama adalah pertukaran pelajar antarprovinsi yang bertujuan untuk mengenalkan Nusantara, kegiatan ini akan dilakukan pada musim libur sekolah. Program yang kedua adalah Kementerian BUMN tengah merancang website BUMN, mengajar. 
 
"Sekolah-sekolah dapat mendaftarkan diri untuk ikut dalam program BUMN, mengajar sesuai dengan kebutuhan kebutuhan pembelajarannya," kata dia.
 
Layar tancap hingga pasar murah
 
Seperti diketahui kegiatan 119 BUMN ini akan dibagi di 34 Provinsi. Di Bali misalnya, Rini menunjuk Dirut PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), Budi Tjahyono, sebagai ketua penyelenggara serta Dirut PT Hutama Karya (Persero), I. G. N. Putra, dan Dirut PT Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC (Persero), Ida Bagus Wirajaya, sebagai wakil ketua penyelenggara.
 
Selain menyelenggarakan empat kegiatan wajib, perusahaan-perusahaan pelat merah tersebut pun juga memutar layar tancap di beberapa titik yaitu, Jembrana, Seirit, Alas Angker, Tabanan, Klungkung, Bangli, Karangasem, dan Tangi pada 19.00 WITA. Film diputar tentang sejarah kepahlawanan dan nasionalisme. 
 
Budi mengatakan bahwa mereka juga akan menggelar panggung hiburan, perlombaan, dan kuliner tradisional di delapan daerah itu.
 
Sementara itu, di Mamuju, Sulawesi Barat, Rini menunjuk PT Rajawali Nusantara Indonesia/RNI (Persero) sebagai koordinator penyelenggara. Direktur Pengembangan dan Investasi RNI, Agung P. Murdantono mengatakan, ada tujuh kegiatan yang akan dilakukan perusahaan pelat merah itu, seperti jalan sehat 8 km, pemutaran film layar tancap, dan bantuan laboratorium untuk 17 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
 
"Semua benar-benar melibatkan masyarakat dan seluruh keluarga BUMN. Pada intinya bakti sosial yang disertai pesta rakyat. Para pedagang yang dilibatkan pedagang kaki lima dengan menu makanan yang diutamakan makanan lokal," kata Agung di Mamuju.
 
Sementara itu, di Jakarta, Rini menunjuk PT Perusahaan Gas Negara (Persero) sebagai ketua penyelenggara, sedangkan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) dan LKBN Antara sebagai wakil koordinator penyelenggara. Ketiganya menggelar serangkaian kegiatan pasar murah di berbagai lokasi di Jakarta, dan membagikan 17 ribu paket sembako. Adapun anggaran pasar murah sebesar Rp1,7 miliar.
 
"Masyarakat bisa membeli paket sembako dengan diskon 70 persen," kata Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusup, di Jakarta.
 
PGN pun menggandeng Kodam Jaya, Polres Metro Jakarta Barat, dan Polsek Gambir untuk pasar murah. Pada Sabtu 15 Agustus 2015, kegiatan pasar murah sudah dilaksanakan di 17 titik di sekitar aliran Sungai Ciliwung sebanyak 6.800 paket sembako. Kemudian tanggal 20 Agustus 2015, ada 3.400 paket sembako di jual di pasar murah di lapangan bola samping Polsek Palmerah, Jakarta Barat.
 
Sementara itu, Heri mengatakan, mereka akan menggelar pasar murah di enam kelurahan di Gambir, pada 19 Agustus 2015, yaitu Gambir, Kebon Kelapa, Petojo Utara, Petojo Selatan, Duri Pulo dan Cideng Kecamatan Gambir. 
 
"Ada 3.400 paket sembako yang juga diperuntukkan bagi wilayah Jakarta Utara," kata dia.(REP)